Keuangan

BMRI Hibahkan Modul Kewirausahaan Kepada UNM

PT (Persero) Bank Mandiri Tbk memberikan hibah modul kewirausahaan, pemberian beasiswa dan bantuan buku-buku perpustakaan dengan nilai keseluruhan Rp220,11 juta lebih kepada Universitas Negeri Makassar (UNM).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara News

BMRI Jadi Agen Pembayaran untuk Blok Madura

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) resmi menjadi agen pembayaran untuk mengelola transaksi penjualan gas dari Blok Madura Offshore yang dikelola oleh Santos Indonesia Pty Ltd, Petronas Carigali Madura Ltd, dan PT Petrogas Pantai Madura.

5 Sekuritas Asing Bantu Rights Issue BBNI

Sebanyak lima perusahaan sekuritas asing telah resmi menfasilitasi penjualan saham right issue PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Berita selengkapnya bisa dibaca di detik Finance.

Rupiah Siang Melemah 40 Poin

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa siang melemah 40 poin menjadi Rp9.010-Rp9.020 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp8.970-Rp8.980, karena pelaku pasar makin aktif melepas rupiah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara.

BBNI Tunjuk Goldman Sachs & UBS Jadi Agen Penjual

Setelah menunjuk PT Bahana Securities sebagai penjamin emisi (underwriter) lokal, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kini telah menunjuk Goldman Sachs dan UBS sebagai lead selling agent.

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com.

SMMA Tambah Modal Jakarta Teknologi Utama Motor Rp15 M

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) telah melakukan penambahan setoran modal ke anak usahanya PT Jakarta Teknologi Utama Motor sebesar Rp15 miliar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

BMRI Jadi Agen Pembayaran Gas Blok Madura Offshore

Bank Mandiri Tbk menjadi agen pembayaran untuk mengelola transaksi penjualan gas Santos (Madura Offshore) Pty Ltd, PC Madura Ltd dan PT Petrogas Pantai Madura.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

5 Underwriter asing rights issue BBNI ditetapkan

Pemerintah menunjuk lima penjamin pelaksana emisi (underwriter) asing untuk penerbitan saham terbatas (rights issue) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia

SMMA suntik anak usaha Rp 15 miliar

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) menyuntikkan dana kepada anak usahanya. Anak usaha yang mendapatkan tambahan setoran modal tersebut adalah PT Jakarta Teknologi Utama Motor.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Saham BNII diprediksi bakal menyentuh Rp 500

Saham PT Bank International Indonesia (BNII) mengalami fluktuatif pagi ini. Sesaat setelah dibuka, BNII sempat melaju dengan kenaikan 1,6% di posisi Rp 310. Namun, kenaikan tersebut tak berlangsung lama. Pada pukul 10.22, saham BNII kembali ke posisi awal di level Rp 305.

Syndicate content
 



Bursa Dunia

FITUR BARU



Intermeso

AGENDA

« September 2010 »
MonTueWedThuFriSatSun
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930
 
 
 



BJBR

BJBR membukukan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp20,6 triliun per Juni 2010. Sementara itu, per Desember 2009 dana DPK mencapai Rp23,6 triliun. Di mana sekira Rp8 triliun merupakan nasabah asal Jabar dan Banten. Pada 2010, BJBR berencana memperluas jaringan kantor dengan cara membuka enam kantor cabang, 40 kantor cabang pembantu (KCP), 16 kantor kas, lima Kas Mobil, pembukaan 199 ATM, empat Unit Layanan, dan satu layanan weekend banking. Pada 2009 laba barsih BJBR mencapai Rp709 miliar atau naik dibanding 2008 sebesar Rp542 miliar. Jumlah DPK tercatat Rp23,7 triliun atau naik dari 2008 sebesar Rp18,3 triliun dengan nilai kredit Rp19,6 triliun atau naik dari 2008 sebesar Rp16,4 triliun.   

Rekomendasi: Speculative Buy
Target: Rp 1.500

KIJA

KIJA menargetkan pendapatan bersihnya bakal tumbuh sebanyak dua kali lipat dibandingkan 2009 menjadi Rp795,2 miliar pada 2010 ini. Selain dari pendapatan penjualan properti atau berupa tanah dan kawasan pendapatan akan disokong oleh beberapa proyek yang tengah digarap KIJA. Misalnya pabrik pengolahan air bersih, akan menyumbangkan sekira Rp130 miliar-Rp140 miliar kepada pendapatan. Di mana sekarang ini di kawasan industri Cikarang, ada sebanyak 1.500 pabrik. Selain itu, akan ada tambahan dari Dry Port. Proyek yang baru berjalan ini diprediksikan akan berkontribusi sebesar Rp30 miliar. Lalu, dari Movie Land, yakni dari adanya Hollywood Plaza diproyeksikan sebesar Rp20 miliar terhadap pendapatan. Sementara dari pembangkit listrik, berkontribusi sebesar Rp200 miliar.    

Rekomendasi: Speculative Buy
Target: 160

ADRO

ADRO akan meningkatkan investasi proyek ban berjalan (konveyor system) untuk mengangkut batubara sepanjang 68 kilometer (km) di Kalimantan. Investasi proyek tersebut meningkat dari US$ 240 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun menjadi US$ 480 juta (setara Rp 4,4 triliun). ADRO awalnya menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sepanjang 2010 dan 2011 untuk mendanai pembangunan konveyor dan pembangkit listrik berkapasitas 2X30 megwatt senilai US$ 400 juta. Dari jumlah itu, dana untuk proyek pembangkit dialokasikan US$ 160 juta, sehingga sisanya US$ 240 juta dianggarkan sebagai dana awal proyek konveyor.    

Rekomendasi: Buy
Target: 2.300

INDF

INDF menganggarkan belanja modal (capex) di 2010 sebesar Rp4,2 triliun. Dananya untuk pabrik di Pati dengan kapasitas 3.700 tcd atau 3.000 ton sedangkan di Sumsel kami akan bangun dengan kapasitas 80 ribu-100 ribu ton gula. Untuk investasi itu sendiri, per 100 ribu ton kapasitas membutuhkan dana sebesar USD120 juta-USD130 juta. Di sisi lain, INDF mengungkapkan bila jumlah total utang INDF dan anak usahanya sampai saat ini tercatat Rp17 triliun.

Rekomendasi: Buy
Target: 5.300