Ragam Industri

Saham ASII Direkomendasikan 'Trading Buy'

Jakarta PT Astra Internasional Tbk (ASII) direkomendasikan trading buy dengan target resistance di level 76,4%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Saham ASII indeks terbang hari ini?

Pada penutupan kemarin, sejumlah saham-saham milik Grup Astra ditutup melesat. Ambil contoh, saham milik Astra International Tbk (ASII) naik 3,78% ke Rp 49.400 dan United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 3,26% ke Rp 18.400.

Inilah penjelasan IMAS soal lonjakan sahamnya

Pergerakan saham milik PT Indomobil Sukses Makmur (IMAS) benar-benar fantastis beberapa minggu terakhir. Lihat saja pergerakan sahamnya hari ini. Pada pukul 14.09, harga saham IMAS sudah membumbung hingga 18,30%. Alhasil, kini saham IMAS sudah seharga Rp 4.525.

Inilah penjelasan IMAS terkait lonjakan harga sahamnya

Pergerakan saham milik PT Indomobil Sukses Makmur (IMAS) benar-benar fantastis beberapa minggu terakhir. Lihat saja pergerakan sahamnya hari ini. Pada pukul 14.09, harga saham IMAS sudah membumbung hingga 18,30%. Alhasil, kini saham IMAS sudah seharga Rp 4.525.

Saham IMAS melejit lagi

Meski sering diawasi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) karena dinilai bergerak tidak wajar, hari ini ini, saham milik PT Indomobil Sukses Makmur (IMAS) kembali merangsek naik.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

BEI Buka Suspensi Saham IMAS

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membuka kembali suspensi perdagangan saham PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) hari ini.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

GJTL incar penjualan naik 25%

PT Gajah Tunggal Tbk, produsen ban otomotif mematok target penjualan bersih pada tahun ini mencapai Rp9,92 triliun, atau naik sekitar 20%-25% dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu sebesar Rp7,94 triliun.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia

Transaksi saham tak wajar, SQMI masuk UMA

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan saham PT Allbond Makmur Usaha Tbk karena terjadi peningkatan harga dan aktivitas transaksi saham di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia

IHSG dibuka naik 0,49 poin dipimpin ASII

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pagi ini dibuka naik tipis 0,49 poin ke posisi 3.105,22 dari level 3.104,73 pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia

Omzet bersih TFCO naik 31,9%

PT Tifico Fiber Indonesia Tbk, produsen benang polyester mencatat kenaikan penjualan bersih senilai US$153 juta pada semester I/2010 tumbuh 31,9% dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$116 juta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia

Syndicate content
 



Bursa Dunia

FITUR BARU



Intermeso

AGENDA

« September 2010 »
MonTueWedThuFriSatSun
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930
 
 
 



BBRI

BBRI mencatatkan kenaikan laba bersih selama semester I-2010 sebesar 22,80 persen menjadi Rp4,318 triliun, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,516 triliun. Peningkatan tersebut dipicu oleh melonjaknya pos pendapatan bunga bersih perseroan selama semester I-2010 sebesar 23,95 persen menjadi Rp13,55 triliun, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp10,931 triliun. Sedangkan pos laba operasional perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 39,68 persen menjadi Rp5,575 triliun, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,991 triliun.   

Rekomendasi: Buy
Target: Rp 11.000

ADHI

Setelah mendapatkan kontrak baru dari Chevron Pasific Indonesia, ADHI kembali mendapatkan kontrak proyek rekonstruksi infrastruktur PLF-ADF Banda Aceh senilai Rp119 miliar. Nama proyek ini adalah rehabilitation and structure in Banda Aceh Zone 3, and others work. Jenis proyek ini adalah drainase kota yang berlokasi di Banda Aceh dengan lingkup pekerjaan antara lain sal drainase 12 km, box culvent dan rumah pompa dan pengadaan mobile pump dengan waktu pelaksanaan selama 14 bulan.    

Rekomendasi: Speculative Buy
Target: 980

ADRO

ADRO akan meningkatkan investasi proyek ban berjalan (konveyor system) untuk mengangkut batubara sepanjang 68 kilometer (km) di Kalimantan. Investasi proyek tersebut meningkat dari US$ 240 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun menjadi US$ 480 juta (setara Rp 4,4 triliun). ADRO awalnya menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sepanjang 2010 dan 2011 untuk mendanai pembangunan konveyor dan pembangkit listrik berkapasitas 2X30 megwatt senilai US$ 400 juta. Dari jumlah itu, dana untuk proyek pembangkit dialokasikan US$ 160 juta, sehingga sisanya US$ 240 juta dianggarkan sebagai dana awal proyek konveyor.    

Rekomendasi: Buy
Target: 2.300

INDF

INDF menganggarkan belanja modal (capex) di 2010 sebesar Rp4,2 triliun. Dananya untuk pabrik di Pati dengan kapasitas 3.700 tcd atau 3.000 ton sedangkan di Sumsel kami akan bangun dengan kapasitas 80 ribu-100 ribu ton gula. Untuk investasi itu sendiri, per 100 ribu ton kapasitas membutuhkan dana sebesar USD120 juta-USD130 juta. Di sisi lain, INDF mengungkapkan bila jumlah total utang INDF dan anak usahanya sampai saat ini tercatat Rp17 triliun.

Rekomendasi: Buy
Target: 5.300