Komoditas

Harga Minyak Terpengaruh Ledakan Kilang Meksiko

Harga minyak bervariasi pada Selasa waktu setempat, karena pedagang bereaksi terhadap berita ledakan di sebuah kilang minyak Meksiko.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Antara News

Minyak Asia Turun Dekati US$74

Harga minyak Asia Selasa (7/9) turun mendekati US$74 per barel karena investor mempertimbangkan kekuatan ekonomi AS dan permintaan untuk minyak mentah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Emas cetak rekor baru, hari ini atau besok?

Pagi ini, kontrak harga emas tak banyak mengalami perubahan. Kendati begitu, sejumlah analis memprediksi, harga emas akan terus melonjak dan menembus rekor. Sebab, ada kecemasan pelaku pasar mengenai kondisi perbankan Eropa yang saat ini tengah berjuang keras untuk meningkatkan dana tambahan.

Emas naik 0,2% jadi US$1.249,55 per ounce

Emas, yang tidak banyak berubah di London, diprediksi menguat di tengah melonjaknya harga logam lainnya yang memicu permintaan sementara perak diperdagangkan mendekati level tertinggi sepanjang dua setengah tahun terakhir.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia

Minyak turun 0,9% jadi US$73,96 per barel

Harga minyak jatuh untuk hari kedua di New York terpicu spekulasi atas kemungkinan merosotnya jumlah permintaan bahan bakar karena berakhirnya puncak konsumsi serta meningkatnya jumlah cadangan bahan bakar dan minyak mentah.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Bisnis Indonesia

Peramal jitu naikkan prediksi harga si kuning

Peramal harga emas yang paling akurat berdasarkan data Bloomberg dari UniCredit SpA Johen Hitzfeld kembali menaikkan estimasi harga rata-rata emas tahun depan sebesar 12%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Harga Minyak Asia Turun Mendekati US$74

Harga minyak Asia Senin (6/9) turun mendekati US$ 74 per barel akibat tingkat pengangguran ASyang masih tetap tinggi dan bisa mengurangi permintaan bahan bakar.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Saham Emiten Perkebunan dan Tambang Prospektif, Harga Komoditas Berpotensi Naik

Menjelang kuartal IV-2010, harga komoditas akan bergerak naik (bullish) meski hanya sekitar 5-6%.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Investor Daily.

Bertahan Dekati US$75, Minyak Asia Turun

Harga minyak Asia Jumat (3/9) bertahan mendekati US$75 per barel dipicu penguatan mayoritas saham regional.

Berita selengkapnya bisa dibaca di inilah.com

Minggu depan, Emas masih diramal naik

Lagi-lagi, harga emas diramal akan mengalami kenaikan. Adanya spekulasi perlambatan ekonomi AS dikhawatirkan akan meningkatkan permintaan si kuning sebagai aset paling aman.

Berita selengkapnya bisa dibaca di Kontan Online

Syndicate content
 



Bursa Dunia

FITUR BARU



Intermeso

AGENDA

« September 2010 »
MonTueWedThuFriSatSun
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930
 
 
 



BJBR

BJBR membukukan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp20,6 triliun per Juni 2010. Sementara itu, per Desember 2009 dana DPK mencapai Rp23,6 triliun. Di mana sekira Rp8 triliun merupakan nasabah asal Jabar dan Banten. Pada 2010, BJBR berencana memperluas jaringan kantor dengan cara membuka enam kantor cabang, 40 kantor cabang pembantu (KCP), 16 kantor kas, lima Kas Mobil, pembukaan 199 ATM, empat Unit Layanan, dan satu layanan weekend banking. Pada 2009 laba barsih BJBR mencapai Rp709 miliar atau naik dibanding 2008 sebesar Rp542 miliar. Jumlah DPK tercatat Rp23,7 triliun atau naik dari 2008 sebesar Rp18,3 triliun dengan nilai kredit Rp19,6 triliun atau naik dari 2008 sebesar Rp16,4 triliun.   

Rekomendasi: Speculative Buy
Target: Rp 1.500

KIJA

KIJA menargetkan pendapatan bersihnya bakal tumbuh sebanyak dua kali lipat dibandingkan 2009 menjadi Rp795,2 miliar pada 2010 ini. Selain dari pendapatan penjualan properti atau berupa tanah dan kawasan pendapatan akan disokong oleh beberapa proyek yang tengah digarap KIJA. Misalnya pabrik pengolahan air bersih, akan menyumbangkan sekira Rp130 miliar-Rp140 miliar kepada pendapatan. Di mana sekarang ini di kawasan industri Cikarang, ada sebanyak 1.500 pabrik. Selain itu, akan ada tambahan dari Dry Port. Proyek yang baru berjalan ini diprediksikan akan berkontribusi sebesar Rp30 miliar. Lalu, dari Movie Land, yakni dari adanya Hollywood Plaza diproyeksikan sebesar Rp20 miliar terhadap pendapatan. Sementara dari pembangkit listrik, berkontribusi sebesar Rp200 miliar.    

Rekomendasi: Speculative Buy
Target: 160

ADRO

ADRO akan meningkatkan investasi proyek ban berjalan (konveyor system) untuk mengangkut batubara sepanjang 68 kilometer (km) di Kalimantan. Investasi proyek tersebut meningkat dari US$ 240 juta atau sekitar Rp 2,2 triliun menjadi US$ 480 juta (setara Rp 4,4 triliun). ADRO awalnya menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sepanjang 2010 dan 2011 untuk mendanai pembangunan konveyor dan pembangkit listrik berkapasitas 2X30 megwatt senilai US$ 400 juta. Dari jumlah itu, dana untuk proyek pembangkit dialokasikan US$ 160 juta, sehingga sisanya US$ 240 juta dianggarkan sebagai dana awal proyek konveyor.    

Rekomendasi: Buy
Target: 2.300

INDF

INDF menganggarkan belanja modal (capex) di 2010 sebesar Rp4,2 triliun. Dananya untuk pabrik di Pati dengan kapasitas 3.700 tcd atau 3.000 ton sedangkan di Sumsel kami akan bangun dengan kapasitas 80 ribu-100 ribu ton gula. Untuk investasi itu sendiri, per 100 ribu ton kapasitas membutuhkan dana sebesar USD120 juta-USD130 juta. Di sisi lain, INDF mengungkapkan bila jumlah total utang INDF dan anak usahanya sampai saat ini tercatat Rp17 triliun.

Rekomendasi: Buy
Target: 5.300