BNLI Targetkan Komisi E-Channel Rp20 M

PT Bank Permata Tbk menargetkan perolehan fee based income (pendapatan nonbunga/komisi) dari pembayaran tagihan air melalui layanan online sebesar Rp20 miliar hingga akhir tahun. Bank Permata mengklaim layanan E-Channel ini merupakan layanan perbankan pertama di Indonesia yang memakai sistem Electronic Data Capture (EDC).

Berita selengkapnya bisa dibaca di okezone.com

 





ADHI

ADHI masih berpotensi memberikan keuntungan (gain) yang cukup menggiurkan dalam 12 bulan ke depan, yakni sekitar 28-82%. Karena itu, ADHI bisa menjadi alternatif investasi di bursa saham. ADHI merupakan salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Tanah Air. Saat ini fokus pada segmen bangunan, infrastruktur, EPC (rekayasa, pengadaan, konstruksi), dan investasi. ADHI menempatkan jasa konstruksi sebagai bisnis inti, sedangkan EPC menjadi bisnis perpanjangan dan investasi sebagai bisnis pengembangan. Di bidang jasa konstruksi, ADHI telah mengerjakan sejumlah proyek besar di dalam maupun luar negeri. Untuk proyek infrastruktur, ADHI membangun jalan, jembatan, irigasi, pembangkit listrik, dan pelabuhan. ADHI ercatat sebagai pemimpin konsorsium kontraktor Indonesia yang bersama Consortium of China Contractor (CCC) membangun Jembatan Suramadu, jembatan laut terpanjang di Asia Tenggara.    

Rekomendasi: Speculative Buy
Target: Rp 800

JSMR

JSMR siap mengambil alih (take over) kepemilikan saham investor dua ruas tol yang mangkrak. Dua ruas itu masing-masing berada di Jakarta dan Jawa Timur. Jika proses take over bisa dilakukan, JSMR ingin masuk sebagai pemegang saham mayoritas. Umumnya para investor tersebut mau bersedia bekerjasama dengan Jasa Marga karena keterbatasan modal. Seperti diketahui saat ini pemerintah sedang mengevaluasi 24 ruas tol mangkrak termasuk tol yang dimiliki JSMR.    

Rekomendasi: Speculative Buy
Target: 2.800

SMGR

SMGR memperkirakan semester I-2010 dapat mencatatkan laba bersih 5-10% lebih tinggi dibanding semester I-2009 sebesar Rp 1,51 triliun. Itu berarti, laba bersih perseroan pada enam bulan pertama tahun ini sekitar Rp 1,66-1,74 triliun. Pendapatan bersih perseroan pada semester I diperkirakan tumbuh 5-10% dibandingkan realisasi semester yang sama 2009. Pada semester I tahun lalu, Semen Gresik membukukan pendapatan Rp 5,67 triliun. Dengan proyeksi pertumbuhan 5-10%, pada semester I-2010, perseroan memproyeksikan pendapatan bersih sekitar Rp 5,95-6,2 triliun. Sepanjang semester I-2010, SMGR tampaknya berhasil meningkatkan volume produksi antara 4-5% dengan melakukan overhaul. Tipisnya pertumbuhan seiring ketatnya persaingan dan harga semen yang belum bagus, namun efisiensi perusahaan diperkirakan masih akan mendongkrak kinerja perseroan.    

Rekomendasi: Speculative Buy
Target: 11.500

BKSL

BKSL mematok laba bersihnya bakal tumbuh hingga mencapai seratus kali lipat pada 2010 ini. Pasalnya, BKSL bakal mendapat dana segar yang berasal dari transaksinya terkait kerja sama strategis dengan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY). BKSL menargetkan laba bersihnya bakal menjadi Rp240 miliar pada 2010 ini. Naik signifikan jika dibandingkan dengan laba bersih 2009 yang hanya sebesar Rp2,46 miliar. Dari transaksi yang akan terjalin dengan ELTY, BKSL bakal mereguk dana segar sebesar Rp1 triliun. Akibatnya, pendapatan BKSL juga akan terdongkrak. Adapun untuk revenue, BKSL mematok tumbuh menjadi sebesar Rp1,2 triliun pada 2010 ini. Padahal, pada 2009 sebelumnya, revenue BKSL hanya Rp162,66 miliar.

Rekomendasi: Trading Buy
Target: 175